
Jajaran LSM anti-korupsi mendesak nama-nama calon komisioner Komisi Yudisial (KY) yang bermasalah tidak diloloskan oleh Panitia Seleksi (Pansel) KY. Menurut, peneliti hukum ICW, Donald Fariz, Pansel aktif bekerja sama dengan lembaga negara seperti KPK dan PPATK untuk mendapat informasi lebih dalam tentang rekam jejak para calon.
Pansel akan mengumumkan calon yang lolos seleksi profile assesment ini pada Senin (30/8) hari ini. Calon yang lolos seleksi tahapan ini berhak mengikuti seleksi wawancara pada 6, 7, dan 8 September 2010.
Pansel telah meloloskan 45 persen dari 40 orang calon yang rata-rata berasal dari kalangan akademisi. Selebihnya berasal dari pegawai swasta, politisi, hakim, mantan jaksa, polisi, pejabat lembaga negara, advokat, notaris, panitera, serta mantan oditur militer.
Rencananya, ICW akan menyampaikan temuan dan desakannya ke Pansel, sebelum pengumuman calon yang lolos seleksi. Desakan utama ICW yakni menolak calon-calon bermasalah seperti disebutkan di atas. "Pansel harus menerapkan standar tinggi, dengan tidak meloloskan calon bermasalah itu," pungkasnya.
( www.primaironline.com )
Pansel akan mengumumkan calon yang lolos seleksi profile assesment ini pada Senin (30/8) hari ini. Calon yang lolos seleksi tahapan ini berhak mengikuti seleksi wawancara pada 6, 7, dan 8 September 2010.
Pansel telah meloloskan 45 persen dari 40 orang calon yang rata-rata berasal dari kalangan akademisi. Selebihnya berasal dari pegawai swasta, politisi, hakim, mantan jaksa, polisi, pejabat lembaga negara, advokat, notaris, panitera, serta mantan oditur militer.
Rencananya, ICW akan menyampaikan temuan dan desakannya ke Pansel, sebelum pengumuman calon yang lolos seleksi. Desakan utama ICW yakni menolak calon-calon bermasalah seperti disebutkan di atas. "Pansel harus menerapkan standar tinggi, dengan tidak meloloskan calon bermasalah itu," pungkasnya.
( www.primaironline.com )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar